15 Tanda-Tanda Bermain Medsos Dapat Menjadikan Depresi

Zaman kini orang cukup sulit terlepas dari medsos. Hampir semua orang berlomba-lomba untuk menciptakan akun medsos.

Bahkan ada orang yang memakai banyak platform medsos, sebut saja Facebook, Twitter, Pinterest, Instagram, Line, dll.

 Zaman kini orang cukup sulit terlepas dari medsos 15 Gejala Bermain Medsos Bisa Menyebabkan Depresi

Karena populernya medsos ini, tidak jarang ada orang yang bermain medsos hingga berjam-jam, hal ini tidak cantik alasannya yaitu akan mengakibatkan efek jelek pada kejiwaan.

Jangan hingga Anda kecanduan medsos. Kalau tidak hati-hati, bermain medsos bisa mengakibatkan depresi, berikut tanda-tandanya:

1. Banding-Bandingkan Diri

Jika Anda suka membanding-bandingkan diri dengan orang lain di sosmed.

Misalnya muncul perasaan dimana Anda tidak terima kalau orang lain lebih baik dari Anda, ataupun Anda merasa lebih baik dari orang lain.

Kalau Anda sering memikirkan hal-hal ibarat itu, dikhawatirkan bisa menciptakan depresi nantinya.

2. Timbul Rasa Iri

Saat melihat postingan foto teman/orang lain timbul rasa iri yang sulit dihilangkan. Jika ini sering terjadi, Anda beresiko mengalami depresi.

Hilangkan rasa iri dari dalam dada, baik itu iri alasannya yaitu melihat foto orang lain mengenakan pakaian yang keren, foto sobat Anda menikah, foto sobat Anda di luar negeri, dll...

...dimana Anda merasa tidak nyaman kalau ada orang lain yang lebih dari Anda.

Jika Anda sering merasa iri hanya alasannya yaitu melihat foto di sosmed, hendaknya kurangi bermain sosmed (khususnya Instagram alasannya yaitu berisi banyak foto).

3. Merasa Kesepian Setelah Main Sosmed

Pada dasarnya keberadaan sosmed untuk mempermudah komunikasi dengan teman-teman dan keluarga.

Hanya saja, penggunaan sosmed ternyata bisa menciptakan seseorang kesepian.

Ahli psikologi menjelaskan bahwa sosmed sanggup memicu rasa kesepian pada diri seseorang. Contohnya ketika melihat orang lain jalan-jalan atau bersenang-senang sementara Anda tidak.

Hal tersebut nantinya bisa memicu rasa kesepian di dalam diri, yang alhasil berujung depresi.


4. Bangun dan Tidur dengan Sosmed

Baru berdiri tidur eksklusif buka sosmed. Saat malam hendak tidur, sosmed yaitu hal terakhir yang dilihat. Kebiasaan ini bisa mengakibatkan depresi.

Selalu setiap ketika menyidik notifikasi sosmed juga bisa memicu depresi.

Ciri-Ciri Lainnya Seseorang Akan Depresi (Akibat Bermain Sosmed):

5. Suasana hati mulai memburuk sehabis memakai sosmed.

6. Sering merasa bersalah alasannya yaitu terus-terus membuang waktu bermain medsos.

7. Saat ada waktu luang selalu membuka medsos (padahal ada banyak kegiatan lain yang lebih berguna).

8. Merasa sedih, putus ada atau muncul perasaan tidak lezat akhir membaca postingan orang lain yang isinya kasar, atau penyebab lainnya.

9. Selalu timbul emosi ketika sedang memakai sosmed.

10. Berharap senang ketika bermain sosmed, tapi rasa kebahagiaan sedikit pun tak kunjung tiba.

11. Bermain sosmed hingga melalaikan pekerjaan di kantor, sehingga alhasil dimarahi atasan (bos).

12. Terlalu usang memakai sosmed sehingga menurunkan kemampuan daya ingat, konsentrasi dan daya pikir.

13. Setelah memakai sosmed, Anda merasa cemas/khawatir, atau bahkan rasa semangat hilang.

14. Bermain sosmed hingga lupa makan, atau acara makan awut-awutan sehingga menurunkan kesehatan (mudah sakit).

15. Bermain sosmed menciptakan Anda tidak lagi bisa beraktivitas ibarat biasa, termasuk tidak bisa menemui teman/keluarga.

Jika Anda mengalami hal-hal diatas hendaknya mengurangi kegiatan bermain sosmed.

Penutup

Jika beranda isinya sampah semua (mulai dari gosip politik, debat, ekonomi atau hal-hal yang menciptakan hati panas) lebih baik Anda meninggalkan sosial media.

Untuk orang yang sifatnya baperan juga disarankan meninggalkan medsos, misalnya baper hanya alasannya yaitu melihat postingan sobat sedang berlibur, dimana Anda tidak bisa melaksanakan hal yang sama.

Penting diketahui, dari survei yang dilakukan para ilmuwan ditemukan bahwa jumlah pengguna sosmed aktif yang terkena depresi terus meningkat secara signifikan.

Sehingga banyak mahir menyarankan semoga tidak terlalu aktif di sosmed, batasi waktu bermain sosmed. Jangan hingga Anda membuka sosmed dalam waktu usang (berjam-jam).

Depresi akhir sosmed biasanya muncul dari perasaan tidak senang dan iri pada orang lain. Selain itu kebiasaan membuang-buang waktu secara berlebihan juga bisa memicu depresi.

0 comments

Posting Komentar