Ibu Jangan Main Smarpthone Dikala Menyusui, Ini Bahayanya!

Bagi para ibu-bu, hendaknya tidak menyusui sambil memainkan smartphone sebab berdampak jelek bagi perkembangan buah hatinya.

Hasil penelitian telah menandakan ancaman wacana hal ini, dimana menyusui sambil memakai ponsel/smartphone berdampak jelek bagi kesehatan bayi dan perkembangannya dalam jangka panjang.

 hendaknya tidak menyusui sambil memainkan smartphone sebab berdampak jelek bagi perkemba Ibu Jangan Main Smarpthone Saat Menyusui, Ini Bahayanya!
Bayi Imut | Photo credit: Ralphlauren.com

Hendaknya yang dilakukan dikala menyusui bayi yakni melaksanakan kontak mata dengan si bayi, hal ini akan menjalin ikatan emosional dengan si bayi.

Kebiasaan penggunaan smartphone (atau gadget secara umum) dikala menyusui bayi, selain berdampak jelek pada kesehatn bayi, juga dapat berdampak negatif pada hubungan Ibu dengan bayinya tersebut.

Bayi akan sering menatap Ibunya untuk mendapat respon, selain itu bagi akan sering mengeluarkan bunyi dan senyuman semoga sang bunda merespon.

Nah, kalau tatapan, bunyi dan senyuman si bayi tidak mendapat respon dari Ibunya, maka dampaknya bayi akan merasa cemas, hal ini berdampak jelek untuk kejiwaannya sampai cukup umur nanti.

Dampak jelek lainnya memakai gadget dikala menyusui yakni sang Ibu kesulitan mengetahui bayi sudah kenyang atau masih lapar, sehingga terjadi kesalahan porsi dikala menyusui.

Pancaran radiasi elektromagnetik dari gadget/smarpthone yang dipakai sang Ibu dapat mengakibatkan ancaman serius bagi si bayi, termasuk gangguan tumbuh kembang bayi.

Sebagai nasehat untuk para Ibu, hendaknya Anda sibuk untuk mengurusi anak Anda, bukan malah sibuk mengurusi status facebook.

Sering-sering lah menatap anak Anda, bukan malah menatap status facebook (sosmed).

Cara Semoga Balita Tidak Gampang Cengeng

Anak-anak mempunyai sifat yang bermacam-macam, tapi umumnya anak (terutama balita) seringkali menangis. Hal ini harus dipahami dengan baik oleh orang tuanya.

Anak seringkali menangis lantaran butuh perhatian, selain itu alasannya yakni anak gampang menangis lantaran merasa tidak percaya diri.

 Hal ini harus dipahami dengan baik oleh orang tuanya Cara Agar Balita Tidak Praktis Cengeng
Photo credit: Flickr.com / Upsilon Andromedae

Sebagian balita ketika bertemu dengan orang yang gres dilihatnya akan menolak dan menangis. Itu lantaran dirinya merasa tidak kondusif atau tidak nyaman.

Supaya balita tidak cengeng, maka salah satu caranya yaitu membangun rasa percaya dirinya.

Ketika balita tidak bisa mengerjakan sesuatu sehingga menangis, maka kiprah orang renta yaitu memotivasi atau menawarkan keyakinan yang besar lengan berkuasa pada balita bahwa dirinya bisa untuk menyelesaikannya.

Sehingga ketika kesulitan terhadap sesuatu maka balita akan berusaha mengatasinya, bukannya menangis.

Hal ini bukan berarti anak dihentikan menangis, yang namanya balita niscaya pada masa-masa tertentu akan menangis, yang perlu dilakukan orang renta yakni menanamkan jiwa pantang mengalah pada anak.

Ajarkan Anak

Seringkali balita menangis ketika ingin meminta sesuatu kepada orang tuanya. Maka ajarkan anak untuk berbicara ketika ingin meminta sesuatu, bukannya malah menangis.

Anak menangis itu wajar, apalagi jikalau masih berumur di bawah 2 tahun. Dimana anak kesulitan menjelaskan keinginannya sehingga menangis.

Masalah anak cengeng ini perlu diatasi secara perlahan. Pola asuh yang kurang sempurna bisa menjadi penyebab anak tumbuh menjad sosok yang cengeng.

Memanjakan anak boleh tapi ada batasannya. Jangan hingga orang renta menuruti undangan anak yang kurang baik.

Orang renta harus memacu perkembangan kecerdasan emosional anak, kenalilah perilaku anak. Bantu anak biar bisa mengenali dan mengelola perasaannya sendiri.

Ajarkan anak biar sanggup mengomunikasikan perasaannya dengan baik.


Kecerdasan Emosional

Kecerdasan emosional yakni kemampuan untuk memahami perasaan diri sendiri dan orang lain. Hal ini sangat penting biar anak gampang bergaul dengan orang lain.

Bahkan banyak para hebat menjelaskan bahwa kemampuan kecerdasan emosional sebagai hal terpenting, yang merupakan penentu terbesar kebahagiaan dalam hidup.

Oleh lantaran itu, sangat penting para orang renta untuk menyebarkan kecerdasan emosional anak-anaknya semenjak masa balita.

Untuk melatih kecerdasan emosional anak, maka orang renta harus menyediakan waktu berkualitas (quality time) untuk anak.

Anak jangan dicuekin, lakukan-lah komunikasi intens orang renta pada anak. Pekalah terhadap emosi anak dan berikan respon (tanggapan).

Ketika anak sedang emosi, maka bisa menawarkan tanggapaan, contohnya: “Wah adik/kakak lagi murka banget ya...”.

Ajarkan balita untuk untuk mengetahui nama dari banyak sekali macam ekspresi. “Adik kelihatan lagi marah/senang/sedih/dsb”.

 Tanyakan wacana perasaan anak, misalnya “Kakak/adik kenapa sedih? “

“Bagaimana perasaan abang kalau itu terjadi sama kakak?“, dsb.

Sebagai orang renta tentunya harus terlebih dahulu mengetahui bentuk mulut anak. Contohnya ketika anak terlihat selalu mengepalkan tangan, maka sepertinya anak sedang marah. Sehingga orang renta perlu segera menenangkan anak. Orang renta harus peka terhadap perasaan anak.

Latihlah anak secara perlahan untuk menjadi pendengar yang baik. Latih anak juga untuk bersikap tenang. Tentunya dalam melatih anak harus bersabar lantaran prosesnya panjang.

Anak-anak dengan kecerdasan emosional tinggi bisa mengungkapkan keinginannya dengan baik, koperatif, berjiwa optimis, ramah, bisa memecahkan masalahnya, tidak cengeng dan gampang diarahkan.

Ajarkan Anak Sosialisasi

Anak cengeng lantaran dirinya tidak percaya diri ketika bermain bersama teman-temannya. Menangisnya anak sebagai tanda “minta tolong” pada problem yang dihadapinya.

Oleh lantaran itu sangat penting mengajarkan anak untuk bisa bersosialisasi dengan temant-temannya. Perhatikan apakah ada masalah-masalah yang dihadapi anak ketika bergaul.

Disinilah pentingnya komunikasi intens orang renta pada anaknya. Jika anak sudah terbiasa berkomunikasi dengan orang tuanya, maka dirinya akan bisa lebih gampang bergaul.

Berikan Kegiatan pada Anak

Tips lainnya untuk mengatasi dilema cengeng pada anak yaitu dengan menawarkan kegiatan atau hobi pada anak. Sehingga talenta anak bisa tereksplor semenjak dini, dan anak menjadi percaya diri dengan kemampuannya (bakatnya).

Anda bisa menawarkan acara yang disukai anak, ibarat menggambar, olahraga, dll. Usahakan kegiatan yang diberikan pada anak, selain menyenangkan anak juga berkhasiat untuk dirinya.

Jangan Memarahi Anak

Terkadang para orangtua kesal dan memarahi anaknya yang cengeng. Hindari hal ini lantaran bisa saja anak menduga bahwa orangtuanya tidak mengasihi dirinya.

Selain itu memarahi akan menciptakan anak semakin parah cengengnya. Oleh lantaran itu, ketika anak mengangis maka jangan bereaksi berlebihan, orang renta tetap bersikap tenang.

Banyak bawah umur yang mengakibatkan menangis sebagai senjata ampuh untuk mencari perhatian orang tuanya.

Berikan respon yang biasa saja ketika anak menangis, lebih baik bersikap hening (cenderung cuek) ketika anak menangis.

Sehingga anak nantinya tidak lagi mengakibatkan tangisan sebagai senjata andalannya. Hal ini juga akan mengajarkan anak bahwa cara mendapat perhatian orangtuanya yaitu dengan bicara baik-baik.

Lalu berikan kebanggaan ketika anak tidak menciptakan keributan.

Cara Pijat Oksitosin Untuk Melancarkan Asi (7 Cara Lainnya Memperlancar Asi)

Memberikan ASI yaitu hal yang sangat penting bagi bayi, terutama pada bayi di bawah 6 bulan. Hormon di dalam badan yang berfungsi dalam produksi ASI yaitu hormon oksitosin.

Ketika lancarnya produksi hormon oksitosin, berfungsi biar sel-sel alveoli di kelenjar payudara bisa berkontraksi dengan baik. Dengan terjadinya kontraksi tersebutlah yang akhirnya bisa menciptakan air susu keluar.

Keluarnya air susu bersama-sama dipengaruhi sekali dari kondisi kejiwaan (psikologis) sang ibu. Ketika seorang ibu mengalami stress, khawatir, terlalu banyak pikiran, takut, cemas dan semacamnya, hal tersebut bisa berdampak pada sulitnya keluar air susu.

Adapun ketika sang Ibu merasa bahagia alasannya yaitu mendengarkan bunyi bayi, bahagia alasannya yaitu memikirkan bayi, melihat dan mencium bayi. Maka hal-hal menyerupai ini bisa membantu biar air susu ibu (ASI) keluar dengan lancar.

Hal ini menurut dari sebuah penelitian, yang menyimpulkan bahwa rasa stres, depresi, cemas, bingung, dan semacamnya, bisa mengakibatkan penurunan kadar hormon oksitosin di dalam tubuh. Yang akhirnya menciptakan kelaurnya ASI mejadi tidak optimal.

Dengan begitu, kelaurnya ASI dipengaruhi sekali oleh keadaan psikologis dari sang ibu. Ibu yang menyusui dengan kondisi rileks dan nyaman, maka ASI bisa keluar lebih lancar.

dr. H.M. Daris Raharjo, Akp menjelaskan bahwa ada titik-titik pada badan yang bisa memperlancar ASI, menyerupai tiga titik di payudara (titik di atas putting, titik di bawah putting, dan titik sempurna pada putting).

Selain itu, titik badan yang bisa memperlancar ASI yaitu titik di punggung badan yang letaknya segaris dengan payudara.

dr. H.M. Daris Raharjo yaitu seorang dokter seorang andal akupuntur di Rumah Sakit Umum Islam Yarsis, Surakarta.

 Memberikan ASI yaitu hal yang sangat penting bagi bayi Cara Pijat Oksitosin Untuk Melancarkan ASI (7 Cara Lainnya Memperlancar ASI)
Pijat Oksitosin | Sumber gambar: Bebesymas.com

Pijat oksitosin untuk ibu menyusui bermanfaat untuk merangsang hormon oksitosin, sehingga nantinya bisa memperlancar keluarnya ASI.  Pijat oksitosin juga menciptakan ibu menjadi lebih nyaman dalam menyusui bayi.


Pijat Oksitosin Dipicu Oleh Sentuhan
Pijat merupakan sebuah terapi yang sudah terkenal di indonesia. Sekarang, juga telah ada teknik pijat oksitosin. Pijat oksitosin yaitu melaksanakan pijatan khusus pada punggung ibu menyusui, guna merangsang pengeluaran hormon oksitosin di dalam tubuh.

Para suami bisa memperlajari teknik pijatan ini biar nantinya bisa dipratekan pada istri. Sehingga hubungan suami-istri bisa semakin mesra dan harmonis.

Hormon oksitosin bisa bereaksi ketika mendapat sentuhan. Adapun hormon oksitosin bersama-sama diproduksi oleh salah satu kepingan otak (yaitu hipotalamus), yang setelah itu dikeluarkan oleh kelenjar yang terletak di kepingan belakang otak.

Penelitian Ilmiah Tentang Pijat Oksitosin
Manfaat pijat secara umum yaitu untuk melancarkan pedoman darah, menciptakan timbulnya perasaan rileks, menurunkan rasa nyeri, dan menurunkan ketegangan pada otot dan saraf.

Penelitian oleh para ilmuwan menemukan bahwa memijat bisa mengurangi ketegangan syaraf, menurunkan kadar hormon pemicu stres, membantu mencegah depresi dan menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Manfaat ini diperoleh yang terutama untuk ibu menyusui setelah masa persalinan.

Pada penelitian lainnya, yang bertujuan untuk mengukur besarnya manfaat pijat terhadap tingkat hormon oksitosin dan beberapa jenis hormon lainnya di dalam tubuh.

Penelitian dengan melibatkan seratus orang partisipan. Pada penelitian, dilakukan proses pengambilan darah sebanyak dua kali.

Pengambilan darah dilakukan sebelum dan setelah partisipan mendapat pemijatan yang dilakukan selama 15 menit.

Dan hasil pengecekan, menemukan bahwa pada partisipan yang dipijat mengalami peningkatan kadar oksitosin di dalam tubuhnya.

loading...

Apakah Pijat Oksitosin Aman?
Pijat Oksitosin relatif cukup aman. Dimana yang perlu diperhatikan yaitu kondisi-kondisi tertentu. Ada beberapa kondisi dimana pijat oksitosin dilarang diterapkan pada sang Ibu menyusui, yaitu ketika mengalami pembekuan darah pada pembuluh darah, mengalami kelainan perdarahan dan mempunyai luka terbuka.

Hal lainnya yang menciptakan pijat oksitosin hendaknya jangan dilakukan yaitu ketika Ibu menyusui sedang dalam masa mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Besarnya tekanan pemijatan juga perlu diperhatikan dengan baik, alasannya yaitu jikalau pemijatan terlalu keras, bisa mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada badan sang Ibu menyusui. Ketika pijat oksitosin menimbulkan imbas samping berupa rasa nyeri, maka segera hentikan pemijatan.

Sangat disarankan pijatan oksiosin ini dilakukan oleh suami kepada Istri, yang keuntungannya sangat ampuh untuk meningkatkan hormon oksitosin.

Jeane-Roos Tikoalu menjelaskan bahwa pijat oksitosin hendaknya dilakukan oleh suami pada punggung ibu menyusui untuk meningkatkan pengeluaran hormon oksitosin. Dengan pijatan ini juga, menciptakan ibu menyusui menjadi lebih rileks, nyaman dan merasa disayangi.

Jeane-Roos Tikoalu yaitu seorang dokter seorang andal anak di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta.

Jeane memperingatkan bahwa pijatan oksitosin cuma dilakukan setelah masa melahirkan. Jika pijat oksitosin ini dilakukan ketika masih dalam masa kehamilan maka tekanan-tekanan dari pijat tersebut akan mengakibatkan dilema kontraksi yang berdampak buruk.

Cara Pijat Oksitosin
Untuk bisa melaksanakan pijat oksitosin yang benar dan sempurna maka disarankan untuk konsultasi kepada dokter kandungan ataupun orang yang paham wacana pijat oksitosin. Adapun dibawah ini klarifikasi wacana cara pijat oksitosin secara umum, berikut langkah-langkahnya:

1. Pertama-tama Ibu duduk, bersandar ke depan, melipat lengan di atas meja yang ada dihadapannya, juga meletakkan kepala di tangan.

2. Setelah itu Ayah melaksanakan pemijatan di sepanjang kedua sisi tulang belakang Ibu. Pijat dengan menggunakan ibu jari (bisa juga memijat dengan menggunakan kepalan tangan, tinggal pilih maka yang lebih lezat dan cocok).

3. Lalu pada kepingan tulang belakang leher, carilah kepingan tulang yang paling menonjol.

4. Maka dari titik tulang yang paling menonjol tersebut, maka turun sedikit ke bawahnya (yaitu jaraknya sekitar lebih 1-2 jari). Lalu geser kembali ke kanan dan kiri (masing-masing berjarak sekitar 1-2 jari).

5. Lalu Anda bisa memulai melaksanakan pemijatan dengan gerakan yang memutar, lakukan secara perlahan-lahan ke arah bawah sampai mencapai batas garis bra.

6. Tapi apabila ingin terus dipijat sampai pinggang, maka silahkan saja (bebas).

7. Lalu tekan agak berpengaruh (jangan terlalu berpengaruh / kencang menekan) yang membentuk gerakan melingkar kecil menggunakan kedua ibu jari. Lakukan pemijatan mulai dari leher, kemudian turun ke bawah sampai ke arah tulang belikat. Umumnya pemijatan hanya dilakukan selama 3 menit saja.

Cara Lainnya Agar ASI Keluar dengan Lancar

1. Akupuntur
Dengan menawarkan ASI eksklusif, berarti seorang ibu sudah menawarkan yang terbaik untuk masa depan sang buah hati. Dr. H.M Daris Raharjo, Akp menjelaskan halangan utama ibu menyusui yaitu ASI yang tidak lancar, yang hal ini sangat dipengaruhi hormon prolaktin.

Selain pemijatan, ada hal lainya yang juga bisa dilakukan untuk melancarkan ASI pada ibu menyusui. Ibu menyusui bisa mengonsumsi daun katuk yang bermanfaat untuk mambantu mengeluarkan ASI dengan lancar.

Cara lainnya yaitu akupuntur. Dimana Daris Rajarjo menjelaskan bahwa apabila banyak sekali upaya sudah dikerjakan, akan tetapi ASI tidak bisa keluar dengan banyak, maka Ibu menyusui sanggup mencoba akupuntur.

Akupuntur sanggup  merangsang diproduksinya hormon prolaktin dari otak, yang keuntungannya akan menciptakan ASI keluar dengan lancar.

Akupuntur bisa dilakukan dengan jarum, dan jikalau tidak mau maka bisa dengan pemijatan pada titik-titik tertentu.

Untuk titik-titik pijatan yang utama ada di kepingan payudara sendiri. Tiga titik yang bisa dipijat yaitu satu titik di atas puting, satu titik sempurna di puting, dan satu titik di bawah puting.

Adapun untuk melaksanakan akupuntur, maka harus dilakukan oleh ahlinya, dilarang oleh sembarangan orang.


2. Konsumsi Makanan Bergizi
Kurangnya asupan gizi bisa mengakibatkan penurunan produksi dan kualitas ASI. Sehingga penting bagi Ibu menyusui biar mengonsumsi asupan yang bergizi.

Untuk memperoleh gizi tinggi maka kosumsilah ikan salmon. Di dalamnya terkandung DHA yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ASI. Kandungan DHA juga bermanfaat untuk menurunkan resiko stres. Selain itu, hal-hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui:
  1. Anda harus mencukupi kebutuhan minum air putih setiap hari.
  2. Konsumsi daging rendah lemak.
  3. Konsumsi kacang-kacangan menyerupai kacang hitam dan kacang merah.
  4. Utamakan konsumsi nasi merah daripada nasi putih.
  5. Konsumsi Telur yang kaya akan vitamin D.
  6. Kosumsi sayuran berwarna hijau, menyerupai bayam, kangkung, brokoli, dll

3. Jangan Stres
Masalah stress dan banyak pikiran bisa mengakibatkan ASI tidak keluar. Sehingga penting biar menghindari stres dan pikiran berat. Hindari memikirkan yang tidak-tidak, dan buatlah badan dan jiwa rileks, hal ini sangat penting.

4. Posisi Tidur yang Baik
Jangan tidur telungkup karnea sanggup menawarkan tekanan berat pada payudara, yang karenanya yaitu menurunkan produksi ASI.

Selain itu, hindari mengonsumsi secara berlebihan asupan kafein yang berasal dari kopi, teh dan lainnya. Dan jangan mengonsumsi minuman bersoda dan minuman beralkohol.

5. Jangan Memberikan Dot / Empeng pada Bayi yang Masih Menyusu ASI
Bagi bayi, menghisap dot dan empeng lebih gampang daripada puting yang lebih susah. Sehingga jikalau bayi sudah kebiasaan ngempeng dot, maka dirinya kemungkinan akan menolak puting.

Dikhawatirkan bayi ogah untuk menyusu secara langsung dari payudara alasannya yaitu merasa betapa sulitnya mengeluarkan ASI. Sementara jikalau menyusu dari botol maka bisa mendapat air susu dengna mudah, dimana bayi cuma menekan sedikit saja kepingan dot maka susu bisa keluar dengan mudah.

6. Hindari Pil KB
Ibu menyusui jangan menggunakan pil KB alasannya yaitu berdampak pada terganggunya kelancaran untuk mengeluarkan ASI.

7. Berikan Kasih Sayang yang Besar Pada Bayi
Sering-seringlah dalam berkontak kulit dengan bayi. Seperti membelai sang bayi ataupun mengajaknya berkomunikasi. Melakukan hal ini bermanfaat untuk memicu hormon oksitosin (yang banyak disebut sebagai hormon kasih sayang).

Apa Saja Ciri-Ciri Anak & Bayi Kekurangan Zat Besi? Cara Mengatasinya?

Zat besi merupakan kandungan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, lebih-lebih bagi oleh anak-anak, termasuk juga bayi. Zat ini menawarkan manfaat dan fungsi yang besar bagi tubuh, sehingga bisa menjadi duduk kasus serius bila badan kekurangan zat besi.

dr Yoga Devaera, SpA(K), seorang dokter seorang hebat anak yang bekerja di RSIA Brawijaya Kebayoran Baru, menjelaskan bahwa nutrisi mineral zat besi mempunyai tugas besar sebagai dasar yang penting biar anak atau bayi memperoleh MPASI (makanan pendamping ASI) yang berkualitas dan sehat.

Yoga Devaera menjelaskan (seperti dikutip dari detikHealth) bahwa jenis zat besi yang bersumber dari binatang (sumber hewani) biasanya lebih praktis untuk diserap oleh tubuh, hal ini terutama bagi anak-anak.

 Zat besi merupakan kandungan yang sangat dibutuhkan oleh badan Apa Saja Ciri-Ciri Anak & Bayi Kekurangan Zat Besi? Cara Mengatasinya?
Makanan Sehat | Sumber gambar: Pexels.com

Dokter juga mengingatkan biar Orang bau tanah tetap harus memperhatikan asupan viamin C pada anak.

Selain manfaat vitamin C untuk menjaga susana hati (mood), menjaga kesehatan kulit, mata, mencegah sariawan, pilek, hingga mencegah kanker. Juga fungsi dari nutrisi vitamin C yang dikonsumsi yaitu untuk memaksimalkan proses peresapan zat besi dari nabati.


Ciri-ciri anak kekurangan zat besi
Adapun ciri-cirinya anak yang kurang mendapat asupan zat besi yaitu terlihat pada wajahnya yang sering pucat, bahkan kondisi pucat pada wajah anak sanggup terjadi dalam waktu yang panjang. Jika hal ini terjadi pada anak maka berkemungkinan anak mengalami duduk kasus kekurangan nutrisi zat besi.

Apalagi bila akan juga mengalami praktis lelah, terlihat tubuhnya lemas, rentan terkena infeksi, praktis terjangkit penyakit, hingga mengalami duduk kasus mental menyerupai mendadak tidak mau diam, atau sulit untuk damai (gelisah), maka sangat harus diwaspadai bahwa anak mengalami kekurangan zat brsi.

Apabila anak benar-benar terlihat pucat, maka ini hal yang cukup serius, dokter dr Yoga Devaera menganjurkan biar Orang bau tanah perlu segera membawa anak ke dokter, sebab dikhawatirkan anak yang masih kecil tertimpa hal-hal buruk.

Oleh dokter, biasanya akan dilakukan pengecek terhadap kondisi anak yang lemas. Orang bau tanah bisa menawarkan masakan yang kaya akan zat besi pada anak, diantaranya daging sapi dan hati.

Kandungan zat besi sangat dibutuhkan badan anak, terutama untuk pertumbuhan perkembangan sistem sarafnya.

Akibat dari anak yang tidak memperoleh asupan zat besi sebagaimana mestinya, menimbulkan duduk kasus serius pada kemampuan dan fungsi kognitif anak. Selain itu menawarkan gangguan pada kekmampuan tingkah laris anak. Zat besi juga sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi.

Penyebab terjadinya kekurangan zat besi pada anak berumur 1-2 tahun yaitu sebab beberapa faktor, yaitu:
  1. Anak tidak memperoleh masakan pemdamping yang mencukupi kebutuhannya.
  2. Anak terlalu banyak mengonsumsi minum susu juga bisa mengakibatkan tubuhnya kekurangan zat besi.
  3. Anak mengalami kegemukan

Khsus pada bayi atau balita sangat rentan mengalami kekurangan zat besi. Bentuk tanda-tanda dari kekurangan zat besi ini sering tidak terasa oleh seorang ibu. Alhasil, anak tidak mendapat penanganan yang baik dan semestinya.

Sehingga perlu diingat lagi, bahwa tanda-tanda dari anak yang mengalami kekurangan zat besi yaitu dirinya lebih seirng tidur-tidur, terlihat lemas, cepat capek, dan praktis mengantuk (padahal waktu tidur sudah cukup).

Gejala-gejala menyerupai lemas, mengatuk dan lainnya (seperti disebutkan diatas) terjadi akhir fungsi zat besi untuk membantu mengirim oksigen ke seluruh badan (yang termasuk ke otak), mengalami hambatan.

Tidak sedikit orang bau tanah yang khawatir untuk menawarkan masakan hewani pada bayi sesudah 6 bulan. Penyebabkan takut anak terkena alergi, atau tekstur daging yang dinilai masih terlalu keras. Padahal perlu diketahui bahwa kekurangan asupan protein hewani menimbulkan anak kekurangan zat besi.

Disamping itu, pada beberapa sayuran terdapat kandungan zat besi yang penting, walaupun kadar kandugan zat besinya masih dibawah daging.

loading...

Sebenarnya, masakan hewani sudah bisa dicobakan pada bayi diatas usia 6 bulan. Caranya dengan memastikan memasak daging hingga benar-benar matang, kemudian daging dihaluskan biar praktis dimakan dan dicernanya.

Orang bau tanah perlu menghindari menawarkan asupan daging dari masakan olahan, misalnya ada banyak, diantaranya bakso dan sosis.

Mengapa tidak boleh? Hal itu sebab jenis masakan olahan menyerupai itu biasanya telah dimasukan banyak sekali materi pemanis zat kimia, menyerupai penyedap rasa, materi pengawet dan lainnya.

Hal lainnya yang juga perlu diketahui
Memberikan bayi susu formula yang tidak mempunyai asupan zat besi di dalamnya, juga bisa memicu anak mengalami kekurangan zat besi, sehingga yang terbaik bagi anak yaitu ASI (air susu ibu) ketimbang penggunaa produk susu formula.

Jikapun ingin memakai susu formula, maka gunakan produk susu formula yang di dalamnya mempunyai asupan zat besi. Hanya yang penting diketahui oleh bunda, bahwa memberkan ASI hingga anak berusi 1 tahun yaitu hal yang sangat disarankan oleh para hebat kesehatan.

Untuk mencukupi kebutuhan zat besi bagi anak, maka Anda bisa menawarkan asupan berupa daging ayam, kuning telur, kacang-kacangan, ikan dan sayuran berdaun hijau gelap.

Selain itu, perhatikan asupan vitamin C paad anak. Nutrisi vitamin C bisa diperoleh dari melon, tomat, jeruk manis. Manfaat vitamiin C untuk membantu peresapan zat besi oleh badan biar maksimal.

42 Cara Ampuh Mengatasi Anak & Bayi Susah Makan

Masalah anak susah makan banyak dikeluhkan para orang tua, terutama ibu.

Banyak para ibu yang galau menghadapi buah hatinya, yang khawatiran soal kecukupan gizi buah hatinya. Belum lagi bila anak susah makan atau pilih-pilih makanan.

Ada beberapa penyebab yang mambuat si kecil susah makan. Biasanya mulai terjadi ketika usianya memasuki tahun pertama.

 Masalah anak susah makan banyak dikeluhkan para orang renta 42 Cara Ampuh Mengatasi Anak & Bayi Susah Makan

Masalah biasanya berupa menolak makanan, tidak suka sayur, hanya mau makan yang itu-itu saja sampai mengemut makanannya berlama-lama.

Kondisi ini membuat ibu khawatir akan kecukupan gizinya, mengingat si kecil masih dalam masa tumbuh kembang.

Cara mengatasi anak susah makan:

#1. Sajikan kuliner dalam porsi kecil
Yang perlu diketahui para ibu, bahwa lambung si kecil tidak bisa menampung banyak makanan. Sehingga hindari memaksakan anak makan terlalu banyak.

Makanan dengan porsi sedikit akan membuat anak tidak malas untuk makan, serta mengurangi rasa jenuh ketika makan. Untuk mensiasatinya, usahakan tambah frekuensi makan anak dengan porsi kecil.

#2. Iming-imingi reward
Ketika anak susah makan, coba sesekali menunjukkan hadiah kepada mereka. Anak kecil biasanya sangat senang dengan pemberian dari orang tua.

Sehingga dengan begitu, anak yang sedang malas makan, nantinya bisa menjadi lahap. Anak biasanya bersemangat bila orang renta menjanjikan sesuatu yang disukainya.

Hendaknya menunjukkan jenis reward yang mendidik bagi anak, hindari menunjukkan reward mirip kuliner manis, tinggi lemak, gorengan, dan semacamnya, yang justru berdampak jelek bagi anak.

#3. Buat variasi makanan
Para ibu perlu membuat beberapa pilihan sajian makanan, kemudian biarkan buah hati yang menentukan kuliner yang ia sukai, lantaran biasanya anak lebih suka dengan kuliner pilihannya, sehingga dirinya sanggup makan dengan lebih semangat.

#4. Sajikan kuliner dengan menarik
Agar anak tertarik dan lebih semangat untuk makan, maka sajikan kuliner dengan tampilan menarik. Seperti mencetak nasi goreng dalam cetakan teddy bear, angsa kecil, dsb.

Atau juga kuliner diletakkan di wadah yang di sukai si kecil, nasi dicetak memakai bentuk yang di sukai si kecil, atau bisa juga menambah hiasan biar kuliner menjadi menarik.

#5. Buat kondisi makan yang menyenangkan
Orang renta kurang baik mengancam atau menakut-nakuti anak biar ia mau makan. Terlalu sering melaksanakan hal itu, dikhawatirkan anak akan merasa bahwa makan ialah ketika yang tidak menyenangkan...

...sehingga bisa menjadikan stress berat psikis bagi anak bila mengingat ihwal makanan.

Makan bersama menjadi momen interaksi penting antara orangtua dan anak. Orangtua bisa menjadi teman menyenangkan di meja makan. Yang membuat relasi orangtua dan anak semakin erat.

Selama waktu makan, minimalkan gangguan yang ada, hal yang perlu dilakukan mirip mematikan televisi dan menjauhkan mainan dari meja makan.

Orang renta jangan membuat suasana yang “horor” ketika anak makan. Hindari memarahi anak ketika waktu makan. Karena sanggup membuat anak jadinya sangat tidak menyukai waktu makan. Pada akhirnya, anak semakin malas untuk makan.


#6. Mengurangi anak jajan di luar
Sebisa mungkin minimalkan anak untuk selalu jajan di luar, lantaran tentunya kuliner di luar sangat dikhawatikan ihwal gizinya yang rendah atau tidak terkontrol.

Sering makan atau jajan di luar, membuat anak menjadi sulit untuk diajak makan di rumah.

#7. Makan teratur
Para ibu hendaknya mencoba untuk membuat acara waktu makan anak, sehingga anak bisa makan dengan teratur.

Hal ini membuat si kecil nantinya terbiasa dengan waktu makannya. Demikian juga dengan waktu tidur anak, mandi, dsb.

#8. Berikan anak cemilan sehat
Setelah anak bisa berjalan, maka memubatnya menemukan kegemaran gres yaitu bereksplorasi dengan lingkungannya.

Apalagi ketika anak memasuki usia 2 tahun, maka aktivitasnya akan semakin banyak. Kondisi ini membuat anak akan sulit untuk duduk anggun dan makan dengan tenang.

Untuk para ibu, maka bisa menyiasatinya dengan menunjukkan cemilan sehat pada anak.

Disarankan untuk membuat cemilan sehat dalam bentuk yang beragam. Contohnya membuat bola-bola kentang isi wortel dan daging cincang, dll.

#9. Libatkanlah anak dalam menyiapkan makanan
Beberapa hal yang bisa dilakukan, mirip meminta pertolongan kepada anak untuk mengambilkan buah atau sayur di swalayan. Atau juga meminta anak membantu menyiapkan kuliner di meja makan.

Selain itu, orang tuanya perlu menjadi telandan bagi anaknya. Bila orang renta mengkonsumsi kuliner sehat, maka anak akan mencontohnya. Keteladanan orang renta membantu pola makan anak biar baik.

#10. Ajak anak berolahraga
Dorong si anak untuk berolahraga, atau minimal buatlah tubuhnya aktif bergerak. Saat anak berolahraga maka detak jantungnya akan meningkat. Hal ini membuat pembakaran kalori di dalam badan menjadi meningkat, sehingga sanggup memuculkan nafsu makannya.

#11. Gunakan piring berwarna cerah
Penelitian telah menandakan bahwa cara menambah nafsu makan anak bisa dengan memakai piring-piring berwarna cerah ketika si anak sedang makan.

Penelitian menyebutkan bahwa warna piring bisa mengubah nafsu makan. Warna yang dinilai cukup efektif untuk meningkatkan nafsu makan ialah merah, kuning atau oranye.

Menurut penelitian, warna yang paling baik untuk menjaga nafsu makan ialah warna merah. Peneliti menjelaskan bahwa warna-warna yang cerah bisa membuat hati menjadi lebih senang dan nafsu makan ikut terpancing.

#12. Mengonsumsi jeruk
Buah jeruk kaya akan vitamin C. Di dalam tubuh, vitamin C berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, ternyata juga sanggup meningkatkan nafsu makan. Sehingga, Ibu bisa menunjukkan buah jeruk kepada anak, atau asupan vitamin C lainnya...

...yang membuat anak akan mempunyai nafsu makan, serta mengoptimalkan proses metabolisme di dalam tubuhnya.

Selain vitamin C, cara menambah nafsu makan lainnya yaitu dengna menunjukkan asupan B dan zinc. Vitamin B sanggup meningkatkan nafsu makan dan mengontrol suasana hati, demikian juga dengan fungsi asupan zinc.

Oleh lantaran itu apabila ada seseorang yang kekurangnan vitamin B dan zinc, nafsu makannya biasanya akan berkurang.

#13. Batasi pemberian minuman di sela-sela waktu makan
Minuman, baik itu air putih, jus buah segar atau lainnya ialah hal yang diharapkan anak, tetapi bila menunjukkan anak minuman ketika makan, membuat anak akan merasa kembung sendiri sehingga membuatnya sulit untuk makan.

Loading...

#14. Akali jenis kuliner yang tidak disukai anak
Anda bisa menyelipkan atau menyembunyikan jenis sayuran atau buah yang anak Anda tidak suka. Misalnya saja anak tidak suka pisang dan wortel, maka Anda bisa mengakalinya dengan membuat cake pisang atau muffin wortel untuknya.

#15. Kenalkan anak bermacam-macam jenis kuliner ssehat ejak usia dini biar ia selalu mempunyai selera makan yang baik.

#16. Jangan memburu anak biar makan dengan cepat. Karena hal ini membuat anak tidak nyaman ketika makan. Sehingga nantinya membuat anak sulit untuk mau makan.

#17. Ajak anak ketika anda sedang mempersiapkan sajian makannya, beri kebanggaan supaya anak merasa senang dan lebih bersemangat untuk makan

#18. Jika anak suka cemilan, maka berikan cemilan jauh sebelum waktu makan utama tiba. Berikan cemilan sehat, mirip buah-buahan dipotong mirip dadu, wortel yang telah dikukus, yoghurt, dsb. Hindari menunjukkan coklat, permen, snack mengandung MSG lantaran mengurangi nafsu makan anak.

#19. Sajikan kuliner dengan menarik, jangan dicampur aduk antar nasi dan lauknya. Gunakan piring makan yang ia sukai, pisahkan antara nasi dengan lauk pauknya sehingga tampak menarik.

#20. Selama kegiatan makan berlangsung, tetaplah berkomunikasi yang baik dengan anak, sehingga anak berpikir bahwa kegiatan makan ialah ketika yang menyenangkan.

#21. Atur dengan baik pemberian minuman ketika makan, jangan terlalu banyak minum lantaran anak akan merasa cepat kenyang dan malas untuk menghabiskan makanannya.

#22. Terapkan program makan bersama keluarga. Dengan melihat orang renta dan anggota keluarga lainnya (kakak, nenek dan kakek, dll) memakan makanan, anak menjadi ikut tertarik menyantap makanan.

#23. Anda sanggup mengubah cara pengolahan dan penyajian kuliner sehingga tampak fresh dan menarik. Misalnya, membuat sate bola-bola daging cincang, bola-bola kentang goreng, ikan dan ayam goreng berbalur tepung goreng, dll.

#24. Kalau bisa, menanam sayuran dan buah-buahan di kebun dengan anak Anda, sehingga membuatnya lebih menyukai kuliner yang dimakannya. Jika anak mau, jangan tidak boleh anak untuk membantu Anda merawat tanaman di kebun.

#25. Jangan terlalu memaksa anak untuk makan, mirip memaksa untuk menyendoki kuliner ke mulutnya, padahal anak meronta keras menolak makan. Hal ini mencegah ancaman tersedak pada anak, dan juga dikhawatirkan anak menjadi stress berat atau ketakutan ketika jamnya makan.

#26. Anda bisa menunjukkan multi vitamin atau supplemen penambah nafsu makan anak, Curcuma Plus (harga sekitar Rp. 11 ribuan) dan Vidoran plus (harga sekitar Rp.13 ribuan). Senawa curcuma dan asam amino yang terkandung di dalamnya berfungsi meningkatkan peresapan sari kuliner pada kanal pencernaan, sehingga meningkatkan nafsu makan.

#27. Apabila anak masih tetap susah makan dalam waktu lama, maka bisa terindikasi kurang gizi, disarankan mengunjungi dokter atau andal gizi untuk berkonsultasi.

Cara membujuk bayi yang susah makan
Berbagai cara yang pernah dilakukan para bunda, yang dinilai berhasil dalam membujuk bayi biar mau makan. Biasanya membujuk bayi pada beberapa suapan, kemudian mengganti cara lain untuk suapan selanjutnya. Berikut di bawah ini dipaparkan trik-triknya:

#1. Makan sesudah mandi: Air hangat membuat peredaran darah lebih lancar, serta memicu rasa lapar. Bayi susah makan bisa jadi lebih bergairah makan sesudah ia mandi.

#2. Membuatnya melihat ke atas: Gunakan mainan atau benda yang menarik perhatian bayi biar ia melihat ke atas. Ketika mulutnya terbuka, masukkan sendok berisi makanannya.

#3. Ringtone HP: Bunyikan ringtone HP dan pegang HP agak tinggi sehingga bayi melihat ke atas sambil membuka mulut.

#4. Mainan berbunyi: Bayi didudukan di bangku makan bayi, kemudian berikan mainan di mejanya. Setiap kali ia bosan dengan mainan yang ada, gantinya dengan mainan yang lain.

#5. Mainan yang berbunyi akan lebih menarik perhatian sang bayi, ketika ia lengah maka lebih gampang membuka verbal ketika sendok ditempelkan ke ujung bibirnya.

#6. Tayangan film kartun: Bayi duduk di high chair sambil menikmati tayangan kartun, biar nantinya ia membuka verbal tanpa sadar ketika didekatkan sendok ke mulutnya.

#7. Untuk bayi yang senang menggigit benda di sekitarnya, berikan mainan yang bisa digigit (mainan harus kondusif dan bersih) guna memancing gigitannya.

Sehingga ketika bayi siap memasukkan mainan tersebut ke mulutnya, secepatnya masukkan sendok berisi kuliner ke mulutnya.

#8. Dekatkan dengan hidangan yang harum yang mengepulkan asap. Keharuman kuliner sanggup menggugah bayi biar mau makan.

#9. Menyuapi dengan tangan bila bayi sering menolak ketika disuapi dengan sendok.

#10. Makan bersama: Bayi bisa tergugah nafsu makannya ketika melihat orang lain makan. Cobalah Anda sambil makan ketika menyuapinya.

Bisa juga dengan meminta pinjaman orang lain untuk makan di hadapan bayi. Anda harus sigap menyuapinya ketika bayi mulai menganga lantaran ‘latah’ melihat orang lain menyuap makanan.

#11. Tepuk tangan: Cara ini butuh pinjaman orang lain untuk bertepuk tangan sambil berkata, “Horeeeee”, sementara Anda menyuguhkan sendok berisi kuliner ke verbal si bayi.

Jika tidak berhasil, coba lebih banyak orang yang bertepuk tangan dan menyebutkan “horeee”.

#12. Air putih: Kadang bayi menutup verbal sesudah beberapa suapan. Cobalah tawarkan air putih sedikit, kemudian berikan lagi suapan berikutnya.

#13. Menu selang-seling: Jika bayi susah makan, mungkin lantaran bosan dengan rasa kuliner yang sama. Anda bisa mengakalinya, contohnya menunjukkan sesuap bubur / nasi tim, kemudian suapan berikutnya puree buah. Demikian seterusnya, lakukan secara selang seling sehingga bayi tidak bosan.

#14. Variasi sendok: ganti-ganti sendok yang digunakan, sehingga bayi tertarik pada sendok gres tersebut.

#15. Perbaiki rasa makanan: Bayi susah makan mungkin lantaran tidak suka dengan rasa makanannya. Walaupun banyak yang melarang pelengkap garam atau kecap pada kuliner bayi, tetapi terpaksa dilakukan bila bayi tidak mau juga makan, biar kuliner menjadi sedap.

Bisa juga menambahkan bawang goreng biar wangi. Yang penting, menghindari asupan MSG pada bayi.


Hal yang perlu diketahui dari bayi yang susah makan
Untuk mengatasi anak yang susah makan diharapkan kesabaran. Bisa juga anak susah lantaran ada faktor psikis, sehingga harus diatasi masalahnya tersebut.

Pada anak, coba berikan vitamin untuk menambah nafsu makan, mirip sirup elkana atau kurkuma, atau sirup vitamin yang mengandung unsur lysmin di dalamnya.

Sebelum makan, anak jangan diberi susu dahulu, hendaknya anak diajak makan sama-sama mirip halnya orang dewasa.

Pada bayi, ada saat-saat tertentu dimana bayi susah makan. Anda perlu mengenali 4 penyebab bayi susah makan:

Sariawan
Sariawan membuat si Kecil enggan untuk makan. Kondisi ini bekerjsama jarang terjadi pada bayi berusia 10 bulan ke bawah. Tapi tidak menutup kemungkinan terjadi.

Sariawan disebabkan stress berat pada verbal mirip tergigit, kekurangan vitamin, alergi makanan, terinfeksi virus, dll

Untuk mengatasi kondisi ini, maka perlu dilakukan perjuangan menyembuhkan sariawan, atau minimal membuat sariawan menjadi mati rasa, sehingga bayi tidak “tersiksa” ketika makan.

Menolak kuliner baru
Bayi mungkin merasa ajaib dengan rasa atau tekstur kuliner yang gres dimakannya, sehingga bayi tidak mau makan.Untuk mengatasinya coba berikan kuliner yang tidak berbeda jauh dari kuliner sebelumnya.

Misalnya, si Kecil menyukai bubur wortel, makan anda bisa memperkenalkan bubur ubi anggun pada bayi. Tampilan dan tekstur yang mirip membantu bayi mau “berkenalan” dengan kuliner barunya itu.

Jangan eksklusif memberinya dalam porsi biasa, akan tetapi perlu disiasati, caranya dengan menunjukkan sedikit demi sedikit. Jika bayi menolaknya, jangan memaksanya, beralihlah ke kuliner yang disukainya.

Pada masa-masa ini Bunda jangan patah semangat. Teruslah menjejali bayi dengan jenis kuliner baru.

Refluks gastroesofagus (GER)
Kondisi ini membuat bayi mengeluarkan isi perutnya, tetapi GER berbeda dengan muntah. Cara mengatasi bayi susah makan lantaran kondisi ini, jaga posisi bayi biar tetap tegak sesudah makan selama 30 menit.

Kemudian, hindari menunjukkan bayi kuliner dalam porsi besar. Jauhkan juga bayi dari asap rokok, yang sangat berdampak jelek bagi bayi.

Selain itu, bayi tidak mau makan lantaran masih merasa kenyang, tubuhnya kelelahan, atau juga lantaran sakit. Orang renta harus peka memberhatikan kondisi bayi.

Cara bertahap menunjukkan kuliner pada balita
Pada anak balita anda berusia diatas 6 bulan, mulai berikan kuliner pendamping ASI mirip bubur susu, sari buah, kemudian bertahap ke tekstur kuliner yang lebih padat mirip nasi tim, dan seterusnya.

Untuk kuliner pendamping, harus diubahsuaikan dengan umur balita. Jangan eksklusif diberikan nasi padat lantaran sanggup mengganggu kanal pencernaannya.

Saat menentukan bubur instant, perhatikan label pada kemasan biar diubahsuaikan dengan usia anak balita. Biasanya tersedia bubur instant untuk usia 6 – 24 bulan dengan banyak sekali rasa. Anda bisa menunjukkan variasi rasa ketika menunjukkan makan kepada balita, sehingga ia tidak merasa bosan.

Untuk anak balita diatas 2 tahun, variasikan sajian lauk pauknya. Buat pilihan sajian kuliner dan biarkan anak menentukan kuliner favoritnya.

Cara lainnya, Bunda bisa eksklusif yang membuat variasikan kuliner pada anak. Misalnya sarapan pagi, variasi makanannya yaitu telur, roti, kentang, dan minum segelas susu.

Demikian seterusnya pada makan siang dan malam, berikan variasi kuliner mirip sayuran, ikan, daging, ayam dan seterusnya.

Jangan lupa sediakan buah-buahan bagi kebutuhan vitamin anak, dan dorong anak biar mau makan sayur.